Artikel

KEUTAMAAN SHAF PERTAMA DAN PERINTAH MENYEMPURNAKAN SHAF PERTAMA, MELURUSKAN DAN MERAPATKANNYA

MasjidKita 13 October 2016
Artikel

Dari Jabir bin Samurah radhiyallahu Ta’ala ‘anhuma:

خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُول اللهِ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ: «ألاَ تَصُفُّونَ كَمَا تَصُفُّ المَلائِكَةُ عِندَ رَبِّهَا؟» فَقُلنَا: يَا رَسُول اللهِ، وَكَيفَ تُصَفُّ المَلائِكَةُ عِندَ رَبِّهَا؟ قَالَ: «يُتِمُّونَ الصُّفُوفَ الأُوَلَ، وَيَتَرَاصُّونَ في الصَّفِّ».

“Suatu saat Rasulullah keluar menemui kami, kemudian berkata kepada kami, “Kenapa kalian tidak membuat shaf sebagaimana para malaikat bershaf-shaf di sisi Rabb mereka?” Maka kami bertanya, “Dan bagaimana cara para malaikat bershaf di sisi Rabb mereka, wahai Rasulullah?” Rasulullah bersabda, “Yaitu mereka menyempurnakan shaf shaf yang pertama (terlebih dahulu) kemudian mereka rapat dalam shaf mereka tersebut.” (H.R. Muslim)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu Ta’ala ‘anhu:, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الأَوَّلِ، ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إلاَّ أَنْ يَسْتَهِمُوا (¬1) عَلَيْهِ لاسْتَهَمُوا

“Seandainya orang-orang mengetahui ganjaran yang Allah sediakan pada adzan dan shaf yang pertama, kemudian mereka tidak mendapatkan ganjaran tersebut kecuali dengan mengadakan undian, maka mereka akan mengadakan undian (untuk meraih ganjaran tersebut).” (H.R. Bukhari dan Muslim)

(radiorodja.com)